SEMARANG (04/03/2026) | Kementerian Pertahanan melaksanakan pengecekan lapangan rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) pada Rabu (04/03) di kawasan hutan yang dikelola Perum Perhutani.
Peninjauan dilakukan di dua lokasi, yakni RPH Mliwang BKPH Tanggung, Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, serta RPH Jragung BKPH JBU, Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak. Kegiatan tersebut dihadiri tim survei Kementerian Pertahanan, jajaran TNI dan Polri setempat, unsur pemerintah kecamatan dan desa, serta manajemen Perhutani KPH Semarang.
Tim dari Pusat Konstruksi Kementerian Pertahanan melakukan pengecekan kondisi fisik lahan, aksesibilitas, batas kawasan, serta kesesuaian tata ruang dan status legalitas kawasan hutan. Kegiatan ini merupakan tahap awal untuk memastikan kesiapan lokasi secara teknis dan administratif sebelum proses lebih lanjut dilaksanakan.
Perwakilan Pusat Konstruksi Kementerian Pertahanan Kolonel Sulistiyo Gunawan menyampaikan bahwa setiap rencana pembangunan satuan harus melalui kajian menyeluruh. Ia menjelaskan bahwa survei tersebut merupakan bagian dari tahapan perencanaan guna memastikan seluruh aspek teknis, hukum, dan sosial menjadi pertimbangan agar pelaksanaan berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Sementara itu, Wakil Administratur KPH Semarang Andi Henu menegaskan bahwa Perhutani pada prinsipnya mendukung program strategis nasional, termasuk rencana pembangunan Yonif TP sebagai bagian dari penguatan pertahanan berbasis kewilayahan.
Ia menyampaikan bahwa Perhutani siap bersinergi dalam mendukung kepentingan negara. Namun demikian, setiap pemanfaatan kawasan hutan harus melalui mekanisme dan persetujuan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi antar pemangku kepentingan sehingga rencana pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan dapat berjalan terukur, sesuai regulasi, serta tetap memperhatikan prinsip tata kelola hutan yang berkelanjutan. (Smg/Noe)
Editor: Aris
Copyright © 2026