PEKALONGAN BARAT, TEGAL RAYA (14/04/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat, menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Universitas Bamada Slawi, Kabupaten Tegal, dalam rangka membahas serta mempersiapkan kegiatan penanaman bersama mahasiswa di kawasan hutan lindung wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bumijawa, yang secara administratif berada di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Kantor KPH Pekalongan Barat, Slawi, pada Jumat, (10/04/2026).
Kegiatan kunjungan dan koordinasi ini merupakan langkah awal perkenalan dari sivitas akademika Universitas Bamada, dengan Perhutani, KPH Pekalongan Barat. Selain itu, pertemuan juga membahas kesiapan teknis dan nonteknis menjelang pelaksanaan penanaman. Dalam kegiatan tersebut, Universitas Bamada, dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, beserta perwakilan mahasiswa, dan diterima oleh Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (PPB), KPH Pekalongan Barat. Kedua pihak membahas berbagai hal penting, mulai dari persiapan, penentuan lokasi tanam, jenis bibit yang akan digunakan, hingga keterlibatan masyarakat sekitar.
Administratur, KPH Pekalongan Barat, melalui Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, Eni Wahyuningsih, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan sivitas akademika, khususnya mahasiswa pecinta alam, menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program rehabilitasi hutan dan lahan.
“Kami sangat mengapresiasi semangat dari Universitas Bamada, baik dari unsur rektorat maupun mahasiswa, dalam ikut berperan serta menjaga kelestarian hutan. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Universitas Bamada, Slawi, Woro Hapsari, mengapresiasi Perhutani, yang telah menyambut baik kunjungan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang baik dari Perhutani, dalam rangka mengimplementasikan kegiatan penanaman bersama. Kami siap terlibat aktif dalam upaya pelestarian hutan,” ungkapnya.
Ia, juga berharap kegiatan penanaman bersama ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.
Lokasi penanaman direncanakan berada di kawasan hutan lindung lereng Gunung Slamet, wilayah BKPH Bumijawa. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai ekologis penting serta membutuhkan upaya pemeliharaan tanaman guna menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah degradasi lahan.
Rencananya, kegiatan penanaman bersama ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat serta pemangku kepentingan lainnya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan upaya pelestarian hutan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Dengan komunikasi yang solid serta kerja sama antarpemangku kepentingan, Perhutani, KPH Pekalongan Barat, optimistis kegiatan penanaman dan pemeliharaan hutan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. (Pkb/Sgy)
Editor: Ullil
Copyright ©️ 2026