Grobogan – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi menyerahkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pembangunan jamban/WC bagi warga sekitar hutan di wilayah pangkuan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Luhur, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Linduk. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Senin (22/09) bertempat di Kantor Perhutani BKPH Linduk, Desa Linduk, Kecamatan Grobogan.
Bantuan senilai Rp 37.500.000,- diserahkan langsung oleh Wakil Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Toto Suwaranto, kepada empat warga penerima manfaat, yaitu Kasno (Dusun Lebak RT 08 RW 01), Sukandar, Darmin, dan Ristiyono (ketiganya dari Dusun Klampok RT 05 RW 06).
Mendampingi Wakil Administratur dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Seksi (Kasi) Produksi & Ekowisata, Kasi Keuangan, SDM, Umum & IT, Plt. Kepala BKPH Linduk beserta jajaran. Acara penyerahan juga disaksikan oleh Babinsa Desa Lebak Serka Suyono, Ketua LMDH Jati Luhur, serta tokoh masyarakat setempat.
Wakil Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Toto Suwaranto, menyampaikan bahwa program jambanisasi merupakan salah satu wujud kepedulian Perhutani terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat desa hutan.
“Melalui program TJSL ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi warga sekitar hutan. Kesehatan lingkungan sangat penting, salah satunya dengan memiliki jamban yang layak. Harapan kami, bantuan ini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat serta memperkuat sinergi antara Perhutani dengan warga desa hutan,” ungkapnya.
Babinsa Desa Lebak, Serka Suyono, mengapresiasi langkah Perhutani yang hadir membantu kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami menyambut baik program ini karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Keberadaan jamban sehat akan mendukung pola hidup bersih dan sehat, serta mengurangi potensi penyakit lingkungan,” ujarnya.
Salah seorang penerima bantuan, Kasno, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Perhutani atas kepeduliannya.
“Saya sangat bahagia karena selama ini keluarga kami belum memiliki jamban yang layak. Dengan bantuan dari Perhutani ini, kami bisa hidup lebih sehat dan nyaman. Terima kasih kepada Perhutani yang sudah peduli kepada warga kecil seperti kami,” tuturnya penuh haru. Program jambanisasi ini menjadi salah satu implementasi TJSL Perhutani di bidang sosial dan lingkungan, sekaligus bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa hutan di sekitar wilayah kerja.