Grobogan – Dalam upaya menjaga kelestarian dan keamanan kawasan hutan, jajaran BKPH Linduk Perhutani KPH Purwodadi bersama Polhutmob serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tapak Bimo Lestari melaksanakan patroli gabungan di petak 119 dan petak 202 RPH Plososenjayan, Kamis (06/11).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata Perhutani dalam memastikan kawasan hutan tetap aman dari berbagai potensi gangguan seperti pencurian hasil hutan, perambahan, dan kebakaran hutan. Patroli dilakukan dengan menyusuri jalur-jalur rawan serta melakukan dialog dengan masyarakat sekitar hutan untuk memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian hutan.
Administratur Perhutani KPH Purwodadi, melalui Kepala BKPH Linduk, M. Bagus Nurul Iman, menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin ini merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam pengamanan sumber daya hutan.
“Hutan bukan hanya sumber ekonomi, tetapi juga sumber kehidupan bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui patroli terpadu ini, kami ingin memastikan kawasan hutan tetap lestari, aman, dan produktif. Sinergi dengan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan hutan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Regu Polhutmob KPH Purwodadi, Suryanto, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kerja sama lintas unsur dalam menjaga keamanan hutan.
“Kami tidak hanya fokus pada pengawasan lapangan, tetapi juga pada pembinaan kepada masyarakat agar tumbuh kesadaran kolektif untuk melindungi hutan dari ancaman ilegal. Polhutmob siap mendukung penuh kegiatan ini dengan pendekatan humanis namun tegas di lapangan,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua LMDH Tapak Bimo Lestari, Gunawan, mengungkapkan bahwa masyarakat desa hutan berkomitmen untuk terus berperan aktif mendukung Perhutani dalam menjaga kawasan hutan.
“Kami menyadari bahwa hutan adalah warisan yang harus dijaga bersama. LMDH Tapak Bimo Lestari akan terus bersinergi dengan Perhutani agar keamanan dan kelestarian hutan tetap terjaga. Karena jika hutan lestari, masyarakat pun akan sejahtera,” ujarnya dengan semangat.
Selain patroli darat, kegiatan juga diisi dengan pendataan kondisi tegakan dan pengamatan tanda-tanda gangguan keamanan hutan. Petugas memastikan jalur-jalur akses tidak dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal serta melakukan komunikasi dengan warga sekitar untuk meningkatkan partisipasi aktif dalam sistem deteksi dini gangguan hutan. Patroli gabungan semacam ini diharapkan menjadi contoh sinergi positif antara Perhutani, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan hutan lestari dan aman di wilayah kerja KPH Purwodadi. (Mj-Ags)
Editor : Aris