Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan kawasan hutan menjelang libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perum Perhutani KPH Purwodadi menggelar Apel Siaga Pengamanan Hutan, yang dilaksanakan di Pos Induk Keamanan Hutan BKPH Pojok, pada Rabu (24/12).
Apel siaga tersebut diikuti langsung oleh Administratur KPH Purwodadi, Wakil Administratur KPH Purwodadi, segenap Kepala BKPH se-wilayah KPH Purwodadi, serta jajaran petugas keamanan hutan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Polri dan TNI, yakni Perwira Pembina Jaga Wana Polres Grobogan, Kapolsek Tawangharjo AKP Sartono beserta anggota dan Babinsa Koramil Tawangharjo Serka Kusnanto, sebagai wujud sinergitas lintas sektor dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan.
Administratur KPH Purwodadi Untoro Tri Kurniawan, selaku pimpinan apel, menegaskan bahwa apel siaga ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh jajaran siap menghadapi potensi gangguan keamanan hutan (Gukamhut) serta ancaman bencana alam selama masa libur panjang.
“Momentum libur Natal dan Tahun Baru biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran Perhutani KPH Purwodadi harus meningkatkan kesiagaan dan pengawasan di wilayah kerja masing-masing. Keamanan hutan adalah tanggung jawab bersama dan tidak boleh lengah,” tegas Untoro.
Dalam kesempatan tersebut, Administratur menyampaikan sejumlah instruksi penting yang wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran, antara lain peningkatan kesiagaan di tingkat BKPH melalui pengawasan intensif di seluruh wilayah kerja. Selain itu, setiap BKPH diminta menyusun rencana pengamanan teritorial yang terstruktur dan terukur guna mengantisipasi terjadinya pencurian kayu, perusakan hutan, serta potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor akibat curah hujan yang tinggi. Administratur juga menekankan pentingnya pelaksanaan patroli pengamanan hutan dan hasil hutan secara intensif, baik secara mandiri maupun patroli gabungan, khususnya pada petak-petak produktif, wilayah perbatasan, serta lokasi-lokasi yang rawan bencana. Tidak kalah penting, dilakukan pengawasan dan pengawalan angkutan kayu mulai dari petak tebangan hingga ke Tempat Penampungan Kayu (TPK). Seluruh jajaran juga diminta untuk mengamankan aset-aset Perhutani, meliputi kantor BKPH, TPK, rumah dinas, kendaraan dinas, serta aset fisik lainnya, serta meningkatkan pengamanan di lokasi-lokasi strategis seperti kawasan wisata alam, lokasi kerja sama, dan akses jalan yang melintasi kawasan hutan.
Kapolsek Tawangharjo AKP Sartono menyatakan dukungan penuh Polri terhadap upaya Perhutani dalam menjaga keamanan hutan, terutama menjelang libur akhir tahun.
“Kami siap bersinergi dengan Perhutani dan unsur TNI dalam pengamanan kawasan hutan. Koordinasi dan patroli bersama akan terus ditingkatkan guna mencegah tindak pidana kehutanan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Sartono.
Senada dengan itu, Babinsa Koramil Tawangharjo Serka Kusnanto menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung pengamanan hutan sebagai bagian dari menjaga ketahanan wilayah.
“TNI melalui Babinsa siap mendampingi dan bersinergi dengan Perhutani serta Polri. Keamanan hutan sangat penting, tidak hanya untuk kelestarian lingkungan, tetapi juga untuk keselamatan masyarakat sekitar,” ungkap Serka Kusnanto.
Melalui apel siaga ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap seluruh jajaran semakin solid, sigap, dan responsif dalam menjaga keamanan kawasan hutan, sehingga kondisi hutan tetap aman, lestari, dan kondusif selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.