
PATI – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati memberikan dukungan penuh terhadap aksi penanaman pohon yang digelar Komunitas Campervan Muria Raya di kawasan lereng Pegunungan Muria, Minggu (2/11).
Aksi penanaman ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap kelestarian alam Muria yang kondisinya mulai mengalami pengurangan tutupan hijau. Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pihak, antara lain Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata Perhutani KPH Pati Yunasri, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Muria Patiayam Endro Hadi Siswanto beserta jajaran, Fasilitator Campervan Muria Raya Vanhas bersama anggota, Direktur Wana Wisata Pijar Park Yusuf, serta warga setempat di lokasi Wana Wisata Pijar Park.
Yunasri yang mewakili Administratur KPH Pati Sukmono Edwi Susanto menyatakan apresiasi tinggi atas inisiatif penanaman ini. Menurutnya, pihaknya senantiasa siap mendampingi program penghijauan karena menjadi tanggung jawab kolektif.
“Di lokasi ini Perhutani menjalin kerja sama pengelolaan Wana Wisata Hutan Pinus yakni Pijar Park yang telah memberi banyak manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus menjaga kelestarian hutan,” jelasnya.
Vanhas selaku Fasilitator Campervan Muria Raya menuturkan, kegiatan reboisasi kali ini menanam bibit jambu air varietas Citra dan pinus di Blok Tengah lereng Muria. Program ini lahir dari kolaborasi dengan pihak Wana Wisata Pijar Park.
Dia berharap upaya penanaman ini dapat mengembalikan kehijauan lereng Muria. Kesejukan yang tercipta di kawasan pegunungan diharapkan membawa dampak positif terhadap iklim mikro di wilayah perkotaan Kabupaten Kudus yang cenderung panas dan kering.
“Kami optimistis reboisasi ini akan memberikan pengaruh baik terhadap kondisi cuaca di wilayah Kudus,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Wana Wisata Pijar Park Yusuf memberikan apresiasi atas kepedulian Komunitas Campervan Muria terhadap kondisi Pegunungan Muria. Sebagai warga Colo, dia berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya.
“Kondisi hutan Muria saat ini memang mulai berkurang tutupan hutannya akibat tindakan tidak bertanggung jawab. Kami mengharapkan komunitas lain turut peduli terhadap kelestarian Pegunungan Muria,” tandasnya.
Editor : Aris