BALAPULANG (08/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Larangan, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pamulihan terus berupaya meningkatkan keberhasilan tanaman kehutanan serta pengelolaan agroforestry dengan melibatkan masyarakat desa hutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pertemuan dan koordinasi bersama masyarakat desa hutan di wilayah kerja RPH Pamulihan, Sabtu (07/03).
Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala RPH Pamulihan beserta jajaran petugas lapangan, tokoh masyarakat, serta anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Lestari. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Perhutani dan masyarakat dalam menjaga, merawat, serta memaksimalkan keberhasilan tanaman di kawasan hutan.
Dalam kesempatan terpisah, Administratur KPH Balapulang Angkat Wijanto menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat desa hutan dalam mendukung keberhasilan tanaman kehutanan, sekaligus memanfaatkan lahan melalui sistem agroforestry secara bijak dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa pola agroforestry memungkinkan masyarakat menanam tanaman pertanian seperti jagung, kacang-kacangan, atau palawija di sela-sela tanaman pokok kehutanan. Selain membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, sistem ini juga mendukung pertumbuhan tanaman hutan agar tetap terjaga.
“Melalui pertemuan ini kami berharap masyarakat desa hutan dapat terus berperan aktif menjaga tanaman kehutanan, merawat tanaman yang sudah ditanam, serta memanfaatkan lahan dengan pola agroforestry secara tertib dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Selain membahas peningkatan keberhasilan tanaman, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan arahan terkait pentingnya menjaga keamanan kawasan hutan dari potensi gangguan seperti kebakaran hutan, perambahan, maupun kerusakan tanaman.
Sementara itu, Ketua LMDH Wana Lestari Miftahul Akmal menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Perhutani. Ia menyatakan siap mendukung program Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan agroforestry.
Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antara Perhutani dan masyarakat desa hutan, diharapkan tingkat keberhasilan tanaman di wilayah BKPH Larangan, khususnya RPH Pamulihan, dapat terus meningkat sekaligus memperkuat pengelolaan hutan yang lestari serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan. (Bpl/mmy)
Editor: Aris
Copyright © 2026