BLORA (06/03/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora bersama jajaran Kodim 0721 Blora melakukan peninjauan lokasi rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) yang berada di petak 131, 132, dan 133 wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngawenombo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngawenombo, KPH Blora dengan luas 77,77 hektare, pada Rabu (05/03).
Kegiatan peninjauan tersebut merupakan bagian dari koordinasi dan sinkronisasi antara Perhutani dengan jajaran TNI dalam rangka memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di wilayah Kabupaten Blora.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Administratur/KSKPH Blora, Teguh Yuli Anggoro; Kepala Seksi PSDH; Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata; Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) 0721 Blora, Mayor Infanteri Bani; Perwira Seksi Logistik (Pasilog) Kodim 0721 Blora; Komandan Rayon Militer (Danramil) Kunduran; Asper/KBKPH Ngawenombo beserta jajaran; Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kedungwaru; serta Kepala Desa Kedungwaru.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan melakukan pengecekan langsung kondisi lapangan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan. Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan lahan, akses menuju lokasi, serta kondisi lingkungan sekitar yang nantinya akan mendukung proses pembangunan dan operasional satuan teritorial tersebut.
Wakil Administratur/KSKPH Blora, Teguh Yuli Anggoro, menyampaikan bahwa Perhutani pada prinsipnya sangat mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan.
“Perhutani sangat mendukung program pemerintah terkait pembangunan Teritorial Pembangunan. Harapannya melalui kegiatan ini dapat terjalin sinergi yang baik antara Perhutani, TNI, pemerintah desa, serta masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor seperti ini sangat penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik dari sisi tata kelola kawasan hutan maupun dari aspek pembangunan wilayah.
Sementara itu, Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) 0721 Blora, Mayor Infanteri Bani, menjelaskan bahwa kegiatan peninjauan ini merupakan langkah awal untuk menajamkan persiapan marshaling area yang akan digunakan dalam pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menajamkan persiapan marshaling area bersama Perhutani dan Pemerintah Desa Kedungwaru terkait lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan. Melalui peninjauan langsung di lapangan, kami dapat mengetahui secara lebih detail kondisi lahan serta kesiapan wilayah yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan Batalyon TP di Kabupaten Blora,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan serta kondisi wilayah yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di wilayah Kabupaten Blora. (Blr/Ist)
Editor: Aris
Copyright © 2026