PEKALONGAN, (09/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur, melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karanganyar, melaksanakan kegiatan patau lokasi tebangan di Petak 35G, pada Minggu, (08/02). Kegiatan ini merupakan bagian penting dari tahapan awal sebelum pelaksanaan tebangan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana kerja, ketentuan teknis, serta prinsip kelestarian hutan.
Kegiatan patau lokasi tersebut dilaksanakan oleh Administratur, KPH Pekalongan Timur, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karanganyar, Catur Tovix Mardiyanto, yang turun langsung ke lapangan didampingi Mandor Tebang, Murtado. Bersama jajaran, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi petak, batas-batas kerja, jenis dan diameter pohon yang direncanakan untuk ditebang, serta aksesibilitas jalur angkutan hasil hutan.
Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karanganyar, Catur Tovix Mardiyanto, menyampaikan bahwa patau lokasi merupakan langkah strategis untuk meminimalkan potensi kesalahan dalam pelaksanaan tebangan. Dengan melakukan pengecekan sejak awal, diharapkan seluruh personel memiliki pemahaman yang sama mengenai lokasi, target, serta tata cara kerja yang harus dipatuhi.
“Patau lokasi ini penting agar kegiatan tebangan benar-benar sesuai dengan rencana dan tidak menyimpang dari ketentuan. Kami memastikan hanya pohon yang telah ditetapkan dalam Rencana Tebangan, yang boleh ditebang serta tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan,” jelasnya.
Selain memastikan kesesuaian rencana, ia juga menekankan pentingnya penerapan kaidah teknik kehutanan yang baik, seperti menjaga tegakan tinggal, menghindari kerusakan pada tanaman muda, serta meminimalkan dampak terhadap tanah dan lingkungan sekitar. Seluruh tenaga kerja juga diingatkan untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), dan bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Mandor Tebang, Murtado, menyampaikan bahwa pihaknya siap melaksanakan tebangan sesuai arahan yang telah diberikan.
Ia, memastikan seluruh kru tebangan memahami batas petak, jenis pohon yang menjadi target, serta alur kerja yang aman dan tertib.
“Dengan adanya patau lokasi ini, kami menjadi lebih jelas mengenai pekerjaan di lapangan. Kami berkomitmen melaksanakan tebangan sesuai ketentuan dan menjaga keselamatan seluruh pekerja,” ungkap Murtado.
Melalui kegiatan patau lokasi tebangan ini, Perhutani, berharap pelaksanaan tebangan di Petak 35G, dapat berjalan lancar, tertib, dan bertanggung jawab. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Perhutani, dalam mewujudkan pengelolaan hutan produksi yang lestari, berkelanjutan, serta memberikan manfaat optimal bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan. (Pkt/Ran)
Editor: Aris
Copyright © 2026